Keputusan Ma’had Al-Furqon Al-Islami terkait wabah virus Corona [Covid-19]

Keputusan Ma’had Al-Furqon Al-Islami terkait wabah virus Corona [Covid-19]

*LANGKAH-LANGKAH PENCEGAHAN MA’HAD AL FURQON*
*TERHADAP WABAH COVID -19*

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة ةالسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبعهم بإحسان إلى يوم الدين:

 

*Memperhatikan:*

1. Melihat situasi yang berkembang akhir-akhir ini tentang tersebarnya virus covid -19 di negeri kita

2. Bahwa santri adalah amanat yang harus dijaga kesehatan mereka.

3. Mencegah lebih utama daripada mengobati dan sebagai bentuk kesempurnaan tawakkal.

4. Mendukung langkah pemerintah dalam mencegahan penyebaran virus covid -19

*Maka setelah bertawakkal kepada Allah dan sebagai bentuk ikhtiyar, kami pengurus Ma’had Al Furqon melakukan musyawarah untuk mengambil langkah-langkah dan himbauan yang terukur tidak berlebihan dan tidak meremehkan.*

Berikut point-point inti dari hasil musayawarah:

 

*A. LANGKAH-LANGKAH SYAR’I*

1. Meningkatkan iman, amal shalih, memperbanyak taubat, istighfar dan doa kepada Allah.

2. Hendaknya semua bersikap tenang dan tidak panik berlebihan, namun juga tidak bersikap meremehkan.

3. Mengadakan penyuluhan dan sosialisasi kesehatan sebagai pembekalan tentang virus covid -19, gejalanya, sebab dan langkah pencegahan/terapinya.

4. Mencetak dan membagikan secara gratis buku “10 Wasiat Agar Terhindar Dari Wabah” karya Syeikh Dr. Abdur Rozzaq al-Badr dan buku “6 Pilar Menghadapi Virus Corona” oleh Syeikh al-Shalih Ushaimi.

5. Menggiatkan kegiatan Sholat malam.

 

*B. LANGKAH-LANGKAH LAHIR*

1. Mengkuti protokol dan arahan pemerintah serta ahli kedokteran dalam mengambil langkah-langkah pencegahan.

2. Menjaga pola makan yang halal, sehat, bersih dan bergizi untuk menambah imunitas tubuh, serta olah raga dan ventilasi udara yang baik. (kumpul di lapangan setiap marhalah di halaman 15 menit)

3. Meningkatkan kebersihan badan, pakaian dan lingkungan asrama, kelas, masjid, dapur, koperasi, kantin, kantor dan kamar mandi.

4. Melakukan kerja bakti untuk kebersihan lingkungan Ma’had dan pengepelan lantai dan kaca, untuk masjid dua kali sehari dan yang lain dua kali dalam sepekan (senin dan kamis setengah jam pertama)

5. Bagi petugas dapur dan kantin yang sakit batuk pilek maka wajib memakai masker dan sarung tangan plastik.

6. Menutup makanan dan minuman.

7. Memperbanyak tempat cuci tangan di tempat-tempat wudhu dan tempat cuci tangan makan dan hand sanitizer di gerbang marhalah, pintu masjid, dapur, kantin dan kantor.

8. Memberikan sosialisasi kepada santri tentang cuci tangan yang benar dan menempelkan gambar tata cara cuci tangan yang benar.

9. Bagi ustadz, pegawai, santri luar dan tamu diwajibkan cuci tangan sebelum masuk gerbang marhalah.

10. Menertibkan penjualan makanan dan pemeliharaan hewan di sekitar ma’had.

*11. Perizinan keluar area ma’had dan safar serta penjengukan wali santri distop sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Maka diharapkan kepada wali santri untuk memaklumi dan bekerjasama dengan baik.*

*12. Semua kegiatan yang melibatkan orang luar dan perkumpulan banyak maka ditunda di waktu yang lain seperti acara Bazzar, Baksos, Tabligh akbar, KKN, dll.*

13. Bagi ustadz dan pegawai untuk meminimalisir kepergian ke luar kota sebisa mungkin.

14. KBM dan Imtihan semester berjalan sebagaimana biasa kecualiTK, TPA libur dua pekan sampe 29 maret, dan SD libur satu pekan (belajar di rumah dan dipantau orang tua). Adapun marhalah lain maka tetap masuk, tetapi santri luar wajib cuci tangan dulu sebelum masuk gerbang.

15. Bagi yang flu, batuk dan demam, diharuskan untuk memakai masker dan segera untuk periksa ke klinik kesehatan Ma’had. Dan setiap marhalah menyiapkan alat pendeteksi suhu termometer dan hand sanitizer serta memastikan fasilitas cuci tangan yang mamadai.

16. Tidak menerima tamu luar. Dan jika mendesak maka diperketat dan diperiksa dengan alat pendeteksi suhu badan serta diharuskan cuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan di pos satpam utama.

17. Bagi wali santri untuk mengirimkan bantuan hand sanitizer, madu, habbah sauda’ serta mengirim pembayaran SPP lewat rekening saja.

18. Santri dilarang membeli secara online sementara waktu.

19. Boleh berjabat tangan sesama santri

20. Boleh bagi wali santri untuk menelpon dan mengirimkan paket.

Demikian beberapa langkah yang kami ambil sebagai bentuk pencegahan dari virus covid -19.

Kami menghimbau kepada semuanya baik santri, muntasibin Ma’had dan wali santri serta tamu untuk kompak bersama-sama memikul tanggung jawab ini dan bekerjasama dengan baik.

Akhirnya, Kita memohon kepada Allah agar memberikan kesehatan kepada kita dan melindungi kita semua dari wabah dan penyakit.

 

*Ditetapkan oleh Yayasan Al Furqon Al Islami*
*Gresik, Senin 16 Maret 2020*

Leave a Reply

Close Menu